Selama ini kita membahas cara dan tutorial tentang peretasan, membuat backdoor, deface dan lain sebagainya. Tapi itu bisa disebut kita hanya menggunakan tools yang tersedia yang telah di kembangkan orang lain.
Lalu pertanyaannya apakah itu bisa disebut seorang hacker? (Jawab sendiri ya). Oleh karena itu pada kesempatan kali ini saya akan mengulas sedikit tentang hal hal yang harus dipelajari oleh Hacker pemula sebagai berikut:
Mempelajari IP ADDRESS
IP address atau Internet Protocol Address adalah sistem peng-alamatan suatu perangkat dengan menggunakan angka sebagai identitas.
Setiap perangkat memiliki ip addressnya masing masing sebagai alamat perangkat tersebut di dalam sistem network, itu sebabnya semua perangkat tersebut dapat berkomunikasi satu sama lain melalui jaringan internet.
Disitulah sebuah celah yang sering digunakan untuk meretas sebuah perangkat atau sistem dengan tekhnik tekhnik tertentu. karenanya dalam banyak tekhnik hacking kita harus mengetahui IP address target terlebih dahulu sebelum melancarkan serangan, seperti tekhnik exploit.
Baca Juga :
Baca Juga :
Mempelajari NAT
NAT atau Network Address Translation adalah sebuah sistem yang berfungsi untuk membuat IP lokal anda menjadi diwakili oleh satu IP Address yang lain.
Dalam networking fungsi NAT digunakan agar jaringan lokal kita terhubung dengan jaringan internet. Nat ini merupakan salah satu fitur didalam router.
Pernahkah anda mendengar sebuah pertanyaan Bagaimana cara meretas beda jaringan? kurang lebih inilah yang harus dipelajari untuk menjawab pertanyaan tersebut.
Misal di sebuah kantor A (ip public 36.66.228.222) anda memakai komputer dengan ip lokal 192.168.1.19 untuk browsing, maka ip address anda dan teman teman satu kantor anda yang terdeteksi di internet adalah ip public kantor anda yaitu 36.66.228.222
Dengan kata lain di Internet ip lokal tersebut diwakilkan oleh IP Public.
lalu bagaimana caranya agar koneksi dari luar bisa di arahkan ke salah satu komputer kita yang menggunakan IP Lokal ? Hal ini sering ditanyakan oleh calon hacker yang mencoba metasploit atau tools pentest lainnya.
lalu bagaimana caranya agar koneksi dari luar bisa di arahkan ke salah satu komputer kita yang menggunakan IP Lokal ? Hal ini sering ditanyakan oleh calon hacker yang mencoba metasploit atau tools pentest lainnya.
Jawabnya, NAT dapat pula ditugaskan untuk menangani hal tersebut. misalnya dengan melakukan port forwarding akan membuat koneksi dari luar yang mengakses ke ip publik akan diteruskan ke ip lokal yang di dalam cakupan IP public tersebut.
Mempelajari PORT
Kita sudah mengetahui fungsi dari IP Address yaitu sebagai identitas perangkat. Sedangkan port adalah turunan dari identitas perangkat itu yang biasanya mewakili service-service yang ada di perangkat tersebut.
port di tulis dibelakang ip address dan dipisahkan tanda “titik dua” seperti ini,
192.168.1.5:5900 , dimana 5900 adalah port dari service VNCSERVER.
192.168.1.5:5900 , dimana 5900 adalah port dari service VNCSERVER.
Untuk memahaminya saya berikan contoh IP address merupakan alamat sebuah apartement lalu port adalah nomer-nomer kamar pada apartment nya.
Baca Juga :
Baca Juga :
Mpelajari DHCP
DHCP atau Dynamic Host Configuration Protocol adalah protokol yang berfungsi untuk membagikan alamat IP Address secara otomatis kepada client komputer yang terhubung.
Jika jaringan kita tidak memiliki DHCP Server maka dibutuhkan settingan manual pada tiap-tiap komputer yang ada di jaringan tersebut.
Dengan menggunakan server DHCP maka alamat ip yang akan di bagikan akan dinamis atau berubah-ubah sesuai range yang di atur sang administrator, mekanisme inilah yang diterapkan pada pembagian IP Jaringan Seluler atau ISP (Internet Service Provider) yang tidak memberikan fitur ip public statis seperti speedy, indihome dsb.
Jadi pada umumnya ip public yang didapatkan dari ISP akan berubah ubah atau tidak tetap.
sedangkan anda membutuhkan ip public statis untuk menjadi server di internet.
sedangkan anda membutuhkan ip public statis untuk menjadi server di internet.
Contoh kasus : Dengan teknik social engineering yang anda miliki anda berhasil membujuk agar teman anda menginstall aplikasi android yang sejatinya mengandung backdoor. Pada backdoor tersebut telah anda setting LHOST sesuai IP PUBLIC anda.
Maka mungkin anda berhasil mengeksploitasi target untuk sementara waktu, tetapi pada kesempatan berikutnya ternyata IP PUBLIK anda berubah karena IP tersebut merupakan IP Public yang Dinamis. Otomatis backdoor yang tertanam menjadi tidak berpungsi karena IP anda sudah berubah.
Itulah hal hal dasar yang harus anda pelajari untuk menjadi seorang hacker. Semoga menambah wawasan anda dan akhir kata Terimakasih..
Itulah hal hal dasar yang harus anda pelajari untuk menjadi seorang hacker. Semoga menambah wawasan anda dan akhir kata Terimakasih..

Posting Komentar
Posting Komentar